pengunjung online

Tampilkan postingan dengan label cerpen Dewa cinta sedang terlelap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen Dewa cinta sedang terlelap. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011


 Dewa Cinta Sedang Terlelap



Mataku melekat pada tetesan-tetesan air hujan yang turun, yang memukuli kaca tipis jendela kamarku. Suaranya berderap seperti bunyi hentakan sepatu prajurit yang tengah berbaris. Kuhirup nafas dalam-dalam. Aku senang jika hujan turun, karena aku sangat suka mencium aroma khas saat air hujan tengah beradu dengan tanah. Sangat tepat menggambarkan kesan kesendirian dan kesenduan. Kulemparkan ponselku [...]